Zakat Sedekah Wakaf
×
Masuk
Daftar
×

Menu

Home Tentang Kami Program Laporan Mitra Kami Kabar Daqu Sedekah Barang

Mulai #CeritaBaik Kamu Sekarang

Rekening Zakat Rekening Sedekah Rekening Wakaf

Alamat

Graha Daarul Qur'an
Kawasan Bisnis CBD Ciledug Blok A3 No.21
Jl. Hos Cokroaminoto
Karang Tengah - Tangerang 15157 List kantor cabang

Bantuan

Call Center : 021 7345 3000
SMS/WA Center : 0817 019 8828
Email Center : layanan@pppa.id

PPPA Daarul Qur'an Meresmikan Cabang Baru di Banten

31 March 2021   542
Image

PPPA Daarul Qur'an meresmikan berdirinya PPPA Daarul Qur'an Banten yang berada di Cilegon pada Senin (29/3). Peresmian tersebut juga bersamaan dengan perayaan milad ke-14 PPPA Daarul Qur'an.

Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Direktorat Pendidikan Daarul Qur'an KH. Ahmad Jamil, Direktur Operasional PPPA Daarul Qur'an Abdul Sidik, Manager Pengembangan Cabang dan Jaringan PPPA Daarul Qur'an Diki Alaudin hingga para tokoh dan donatur.

Diki Alaudin mengatakan bahwa pada momen milad ke-14 PPPA Daarul Qur'an ini disertai kegiatan. Selain peresmian PPPA Daarul Qur'an Banten, ada juga peresmian gedung baru PPPA Daarul Qur'an cabang Surabaya, peresmian gedung baru Klinik Daqu Sehat Malang, hingga peresmian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Filantropi Islam bersama STMIK Antar Bangsa dan Institut Daarul Qur'an.

"Di Surabaya ada launching untuk peresmian gedung baru kantor cabang, di Malang ada peresmian gedung baru untuk Klinik Daqu Sehat, di Cilegon soft launching kantor cabang Banten," ungkap Diki.

Sementara itu, KH. Ahmad Jamil menjabarkan makna milad ke-14 PPPA Daarul Qur'an. Ia juga mengatakan bahwa dalam Al-Qur'an, surat ke-14 adalah surat Ibrahim. Di dalamnya terdapat satu ayat yang sering terdengar dari para penceramah.

"14 itu urutan surat dalam Al-Qur'an adalah surat Ibrahim, di dalamnya ada ayat yang sering kita pakai, la`in syakartum la`aziidannakum wa la`ing kafartum inna 'adzaabii lasyadiid yang artinya sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat," ungkap KH. Ahmad Jamil. []